Sukaraja Bangun Jalan Lapen Penghubung Dusun

43
Ist.Radarlamsel – Pemerintah Desa Sukaraja bersama Uspika Kecamatan Palas merealisasikan pembangunan jalan lapen Penghubung Dusun I – Dusun II.

PALAS – Pemerintah Desa Sukaraja, Kecamatan Palas terus menguatkan peningkatan pembangunan infrastruktur jalan lingkungan desa.

          Dengan bergulirnya kucuran Dana Desa (DD) tahap kedua Pemerintah Desa Sukaraja membangun jalan lapen (lapisan penetrasi) sebagai jalan penghubung Dusun I – Dusun 2.

          Kepala Desa Sukaraja, Sinarti mengatakan pembangunan jalan lapen dengan memanfaatkan DD tahap kedua ini sebagai upaya peningkatan infrastruktur jalan penghubung dusun di Desa Sukaraja.

          “Pembangunan ini merupakan upaya pemerintah desa dalam untuk terus meningkatkan jalan penghubung antar dusun,” kata Sinarti kepada Radar Lamsel, Minggu (27/10).

          Sinarti menerangkan untuk membangun jalan lapen sepanjang 460 meter yang menghubungkan Dusun I dan Dusun II itu menghabiskan anggaran sebesar Rp 135,9 juta.

BACA :  Aparat Desa Sukaraja Mogok Kerja

          “Jalan yang kita bangun panjang 460 meter dengan lebar 2,5 meter. Sedangkan pengerjaannya dilakasanakan dengan sistem padat karya tunai (PKT) dari masyarakat setempat,” jelasnya.

          Meski pada beberapa waktu lalu pembangunan jalan tersebut sempat diduga tidak sesuai dengan Rancangan Anggaran Belanja (RAB), namun hal tersebut ditampik oleh kepala desa yang baru menjabat selama dua bulan terahir itu.

          Menurus Sinarti pembangunan jalan tersebut telah sesuai dengan RAB dimana pembangunan jalan tersebut menggunakan batu  ukuran 5/7 sebanyak 5 kubik, batu 3/5 50 kubik, batu 2/3 33 kubik, batu 1/2 (17 kubik) dan abu batu atau creening (17 kubik).

BACA :  Tak Diteken BPD, APBDes Tetap Bisa Diajukan

          “Sementara aspal yang digunakan jenis ESO 155 sebanyak 31 drum. Semua belanja keseluruhan material tersebut menghabiskan anggaran sebesar Rp 87 juta,” terangnya.

          Sementara pada pengerjaan yang menggunakan sistem PKT tersebut menghabiskan anggaran sebesar Rp 37,2 juta.

          “Pembangunan ini merupakan kebutuhan masyarakat, dan harus maksimal. Untuk pembangunan jalan ini pelakasanaan sudah kami kerjakan sesuai dengan RAB yang telah dibuat,” paparnya. (vid)