Sungai Way Pisang Jadi Tempat Pembuangan Sampah

238
David Zulkarnain – Tumpukan sampah yang dibuang oleh warga di tepi Sungai Way Pisang, di Desa Sukapura, Kecamatan Sragi, Selasa (15/1).

SRAGI – Kesadaran masyarakat untuk menjaga kebersihan lingkungan masih rendah. Ini dibuktikan dengan kebisaan buruk masyarakat yang membuang sampah di sungai.

          Itu masih terlihat di  bantaran Sungai Way Pisang, Desa Sukapura, Kecamatan Sragi. Tepi Sungai yang seharusnya bebas dari sampah, namun justru menjadi tempat favorit warga setempat untuk membuang sampah.

          Warsino (48), salah satu warga setempat menerangkan, tumpukan sampah tersebut berasal dari sampah rumah tangga yang bermukim yang tak jauh dari Sungai Way Pisang.

“Kebanyakan yang membuang sampah di tepi sungai yang bermukim di dekat aliran sungai” kata Warsino kepada Radar Lamsel, Selasa (15/1).

BACA :  Kuala Sekampung Siapkan Rp 18 Juta untuk Covid 19

          Warsino menerangkan, memasuki musim hujan tumpukan sampah yang berada di tepi Sungai Way Pisang semakin menumpuk lantaran tidak bisa dibakar. “Biasanya sampah selalu dibakar oleh warga, namun saat musih hujan bergini sampah semakin memumpuk di pinggir sungai,” terangnya.

          Hal senada juga diungkapkan oleh Surya (40). Surya sangat menyayangkan dengan adanya tumpukan sampah di tepi sungai Way Pisang itu. Selain menimbulkan bau, kata dia, sampah-sampah tersebut kerap hanyut terbawa arus sungai.

          “Sangat disayangkanlah, Mas apa lagi lokasinya disampaing jalan. Sangat bau.  Sungai jadi kotor setiap musim hujan. Padahal disini sudah disediakan tempat pembuangan sampah umum,” ujarnya.

BACA :  Gunakan Desinfektan Dengan Bijak

          Hal itu tetunya patut menjadi perhatian pemerintah desa setempat. Selain menyebabkan lingkungan terlihat kotor, keberadaan sampah tersebut juga menghambat aliran sungai dikala musim hujan dan mengakibatkan banjir.

Kepala Desa Sukapura Eko Casroni mengatakan, pihaknya telah memberikan imbauan kepada warganya untuk tidak membuang sampah di tepi sungai.

“Padahal dilokasi tersebut sudah ada satu titik tempat pembuangan sampah umum. Tidak hanya sampah rumah tangga saja, namun sampah pasar juga menjadi perhatian kami. Tahun ini kami berencana membangun bak penampungan sampah untuk mengatasi masalah tersebut,” pungkasnya. (vid)