Tagih Janji Operator JTTS Benahi Jalan Rusak

227
Kemas Yogi - Kondisi jalan raya Desa Mandah - Rulung Sari - Sukadamai yang rusak parah akibat dilalui oleh kendaraan jalan tol dan telah berjanji akan mengaspal semua jalan terdampak tol.

NATAR – Masyarakat Kecamatan Natar, Jati Agung dan Tanjung Bintang terus mempertanyakan komitmen pihak Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) yang berjanji akan memperbaiki sejumlah ruas jalan di tiga kecamatan tersebut. Tidak hanya tiga kecamatan itu, kerusakan jalan akibat pembangunan JTTS di kecamatan lain di Kabupaten Lampung Selatan juga meminta komitmen itu.

Kekhawatiran warga wajar dirasakan. Sebab, hingga saat ini belum ada pergerakan dari pihak Hutama Karya (HK) sebagai operator JTTS untuk mulai perbaikan jalan. 

Supardi (49), salah seorang warga Desa Mandah berharap pihak JTTS secepatnya melakukan perbaikan jalan terdampak pembangunan JTTS. Sebab, warga sudah dua tahun lebih merasakan jalan rusak. “Kami berharap dalam waktu dekat ini bisa segera bekerja, apalagi kan sudah peresmian,” ungkapnya kepada Radar Lamsel, Selasa (7/5).

BACA :  Satu Dokter RSNM Dikabarkan Terpapar Covid-19

Selain Supardi, harapan segera memperbaiki juga datang dari sejumlah Kepala desa (Kades) diantaranya Bambang Tri, Kepala Desa Rulung Sari, Kecamatan Natar yang jalan desanya juga terdampak pembangunan jalan tol. “Katanya sudah survei dan persiapan, tetapi belum ada pergerakan,” tuturnya.

Sementara itu, Kepala UPT Pengujian Kontruksi dan Bangunan (PKB) Kecamatan Natar Desfiansyah mengatakan, hingga saat ini belum ada kabar selanjutnya dari pihak PT Adhi Karya untuk memulai perbaikan jalan. “Sampai saat ini belum ada kejelasan, tetapi yang saya dengar masih sebatas mengestimasi jumlah kerusakan yang dirasakan, malah sekarang mereka membangun tambah di exit tol natar,” tuturnya.

BACA :  Pria Misterius Menyelinap Naik Pesawat

Ia menambahkan, pihak Adhi Karya telah berjanji akan memperbaiki semua ruas jalan terdampak tol di Kecamatan Natar. “Tetapi mungkin tidak sepanjang yang kita harapkan, mungkin setengahnya yang diperbaiki dari keseluruhan yang rusak,” pungkasnya. (kms)