Tak Kunjung Diperbaiki, Warga Desa Tri Rahayu Perbaiki Jalan Secara Swadaya

31
Warga Desa Tri Rahayu, Kecamatan Negerikaton saat melakukan perbaikan jalan secara swadaya.
NEGERIKATON – Akibat perbaikan jalan yang tidak kunjung dilakukan oleh pemerintah, masyarakat Desa Tri Rahayu, Kecamatan Negerikaton melakukan perbaikan jalan secara swadaya. Meskipun belum sepenuhnya maksimal, namun langkah itu dapat meminimalisir kecelakaan yang sering terjadi ditempat itu.

Menurut salah satu warga setempat, Yuli, sebelumnya warga yang melintas di jalan harus lebih ekstra hati-hati, lantaran kendaraan roda dua yang melintas sering terjatuh hingga mogok akibat ruas jalan yang ada tergenang air saat musim penghujan. Dikatakanya, gotong-royong yang dilakukan warga Tri Rahayu tersebut merupakan bentuk kekesalan warga lantaran jalan yang merupakan akses keluar masuk warga itu tidak kunjung diperbaiki oleh pemerintah.

“Alhamdulilah ini ada bantuan sabes dari bapak M. Nasir. Ini merupakan bentuk kepedulian beliau kepada masyarakatnya, khususnya warga Tri Rahayu, karena kondisinya sudah parah masyarakat yang melintas mengeluh ketika lewat jalan ini sudah tidak nyaman lagi, bahkan kendaraan yang lewan sering sekali mogok karena air yang menggenang ketika musim penghujan,” ujarnya, Rabu (29/7).

BACA :  Kampung KB Jadi Senjata Pamungkas Atasi Masalah Kependudukan

Semestinya, menurut dia untuk perbaikan jalan di desanya tersebut, itu merupakan tanggung jawab pemerintah kabupaten.

 “Harap kita tentunya kami sebagai masyarakat sangat berharap sekali kepedulian dari orang-orang yang memang mempunyai satu kebijakan untuk bisa mewujudkan keinginan masyarakat, tentunya di bidang infrastruktur ini sangat membantu, apa lagi jalan Ini aksesnya selain tembus menuju Desa Krisno Wododo juga tembus hingga jalan provinsi menuju Desa Pejambon, Beranti dan Kecamatan Tegineneng,” ungkapnya.

BACA :  Pemerintah dan Tokoh Adat Desa Kagungan Ratu Taburkan Bibit Seni dan Budaya Kepada Generasi Muda

Untuk itu, pihaknya berharap terkait kerusakan jalan yang terjadi di desanya itu, pemerintah bisa lebih memperhatikannya. Bukan malah sebaliknya cuek, ada kesan tidak peduli dengan nasib masyarakatnya.

 “Keinginan masyarakat tentunya di bidang infrastuktur ini sangat membantu. Makanya kami lebih berharap dari pemerintah kabupaten untuk bisa lebih memperhatikan infrastuktur yang sudah tidak layak seperti yang terjadi di jalan ini. Maka dengan adanya bantuan ini masyarakat berterima kasih sekali kepada bapak M. Nasir yang sudah mau peduli dengan masyarakat kami,” pungkasnya. (Rus)