Tak Terjangkau Damkar, Api Padam Manual

116
Ist. Radar Lamsel – Inilah rumah yang hangus terbakar di Desa Kekiling, Kecamatan Penengahan, Minggu (1/12/2019).

3 Rumah Ludes, Kerugian Capai Puluhan Juta Rupiah

PENENGAHAN – Kebakaran hebat melanda 3 rumah di Desa Kekiling, Kecamatan Penengahan. Pertama rumah milik Wasiah (60), dilalap si jago merah sekitar pukul 14.10 WIB, Minggu (1/12/2019). Tak tanggung-tanggung, wanita paruhbaya ini mengalami kerugian yang ditaksir mencapai Rp20 juta karena kebakaran itu.

          Selanjutnya rumah milik Misar (60). Hampir seluruh rumahnya dilalap api. Pria ini pun mengalami kerugian sekitar Rp50 juta. Kemudian rumah milik Edi Utomo (56). Rumah semi permanen miliknya juga dilalap api. Beruntung api cepat dipadamkan. Edi diperkirakan hanya mengalami kerugian sebesar Rp3 juta.

BACA :  200 Tong Sampah Disebar Pemerintah Desa Gayam

          Pemadam Kebakaran Lampung Selatan sejatinya telah mengerahkan 2 unit mobil damkar ke lokasi. Sayang, jalur sempit membuat armada andalan pasukan biru tak bisa masuk karena akses yang tak memadai. Akhirnya masyarakat bersama petugas pemadam bergotong royong memadamkan api.

          “Selangnya tidak sampai. Jadi kami bahu membahu membawa air dari mobil ke lokasi kebakaran,” kata Kabid Damkar Lamsel, Rully Vikriyansah, saat dihubungi Radar Lamsel.

          Meski mengalami kerugian materil, beruntung kebakaran itu tak menibulkan korban jiwa. Sementara ini, Damkar Lamsel menyimpulkan bahwa penyebab kebakaran karena korsleting listrik. Sehingga menyebabkan hubungan dengan tahanan listrik yang sangat kecil mengakibatkan aliran listrik yang sangat besar.

BACA :  Inovasi Stater Agens Hayati Buatan Petani

          Menurut Rully, masalah tersebut tak bisa ditangani sehingga mengikabatkan ledakan dan kebakaran yang melalap rumah warga tersebut. “Penyebabnya arus pendek. Hal semacam ini memang dominan menyebabkan kebakaran,” katanya.

          Lebih lanjut, Rully mengatakan bahwa saat ini pihaknya sedang mendata berapa jumlah kerugian dari 3 rumah yang terbakar di Desa Kekiling itu. Setelahnya menyerahkan data kepada Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan. “Insyaallah secepatnya diberi bantuan,” katanya. (rnd)