Taman Kantor Dipoles Jadi RTP

122
Randi Pratama – Inilah taman kantor Camat Penengahan yang tengah digarap menjadi ruang terbuka publik (RT). Foto dibidik Rabu (27/11/2019).

PENENGAHAN – Taman kantor Camat Penengahan tengah dipoles. Rencananya, pemerintah kecamatan setempat bakal menjadikan taman itu sebagai ruang terbuka publik (RTP). Pantauan Radar Lamsel, taman tersebut telah memasuki tahap penanaman pepohonan dan tanaman hias.

          Pemolesan taman kantor kecamatan itu menindaklanjuti arahan Plt. Bupati Lampung Selatan, Nanang Ermanto. Orang nomor satu itu meminta kantor setiap kecamatan dihias secantik mungkin. Tujuannya tentu saja untuk membuat kantor pemerintah itu semakin menarik. Sehingga membuat masyarakat menjadi lebih betah.

“Di sisi lain, masyarakat juga akan merasa dimanjakan dengan keindahan taman yang telah dibentuk sedemikian rupa,” kata Camat Penengahan, Erdiyansyah, S.H.,M.H. di kantornya, Rabu (27/11/2019).

BACA :  Kampung Baru 'Kaji Banding' ke Dua Desa

Mantan Camat Kalianda ini melanjutkan, di dalam taman kantor Camat Penengahan juga akan dibuat gambar 3 dimensi. Sementara ini baru ada 1 gambar. Pria yang akrab disapa Erdi ini mengatakan 1 gambar itu baru sebatas uji coba saja. Jika semua rancangannya telah rampung, maka gambar 3D akan diperbanyak.

“Tentu akan kita percantik lagi. Makanya kita desain seperti apa tamannya, nanti gambarnya di mana. Mungkin bisa menyerupai GWH Kalianda, kan begitu,” katanya.

Erdi menargetkan pemolesan taman di kantornya itu rampung pada akhir tahun nanti. Erdi sengaja menarget di waktu itu karena ingin mengadakan festival seni budaya. Apabila demikian, maka pelaksanaan festival ini akan bersamaan dengan momen tahun baru 2020 nanti.

BACA :  Pembangunan GOR Mini Diapresiasi Bupati Lamsel

“Rencananya kita adakan event. Festival kesenian budaya, nanti akan ada penampilan kesenian dari desa-desa di Kecamatan Penengahan yang kaya akan budaya,” katanya.

Masyarakat Kecamatan Penengahan menyambut baik pembentukan taman kantor menjadi RTP. Jika terealisasi, masyarakat menilai taman tersebut bisa dijadikan sebagai tempat nongkrong. Bahkan pusat perekonomian bagi masyarakat Penengahan.

“Bisa dibilang ibu kotanya ya, ada polsek, ada puskes. Pokoknya lengkap. Di sini lebih strategis, bakal rame yang jualan,” kata Damari (30), warga Desa Kelaten, Kecamatan Penengahan. (rnd)