Tambah Delapan Dokter Tahun Depan

878
ILUSTRASI

KALIANDA – Dinas Kesehatan (Diskes) Kabupaten Lampung Selatan memastikan bakal menambah jumlah tenaga medis dokter umum di delapan kecamatan pada tahun 2017 mendatang.

Penambahan tenaga dokter itu merupakan intruksi Bupati Lamsel H. Zainudin Hasan yang menginginkan terdapat satu dokter di setiap kecamatan.

Kepala Diskes Lamsel dr. Jimmy B. Hutapea mengungkapkan, penambahan delapan dokter umum ini bakal diprioritaskan bagi puskesmas yang belum memiliki dokter umum. Sehingga, bisa meningkatkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat sekitar.

“Tahun depan bakal ada delapan dokter umum yang akan diangkat dengan status honor daerah. Mereka, akan ditempatkan di puskesmas yang belum memiliki dokter umum,”ungkap Jimmy saat ditemui wartawan di ruang Banang DPRD Lamsel belum lama ini.

BACA :  52 Persen Poktan Sudah Susun e-RDKK

Dia menjelaskan, para dokter yang berstatus honor daerah (honda) itu nantinya bakal diberikan honor sesuai dengan kemampuan daerah. Saat ini, Diskes juga telah mengajukan anggaran untuk keperluan pembayaran gaji dokter tersebut.

“Kita sudah anggarkan. Tetapi saya lupa nilainya. Soal berapa honor nya per bulan itu kan nanti akan kita tinjau bersama. Toh selain mengandalkan honor tetap, dokter juga punya penghasilan dari biaya pelayanan,”tukasnya.

Dikonfirmasi terpisah, Kepala BKPL Lamsel Akar Wibowo, SH menjelaskan, pengajuan tenaga honor daerah bias dianggarkan langsung dari dinas terkait. Atas dasar, kepentingan dan kebutuhan yang mendesak pada posisi tersebut.

BACA :  Kunjir Diproyeksi jadi Desa Maritim

Bahkan, pihaknya sangat mendukung dengan penambahan dokter umum yang bakal ditempatkan di puskesmas kecamatan. Sebab, hal itu menjadi kebutuhan mendasar untuk masyarakat.

“Ya, kami sudah mendengar wacana yang dilontarkan Kepala Diskes. Bahkan, setiap rakor juga telah disampaikan. Secara teknis rekrutmen dan penganggaran honor juga berada di dinas terkait. Kami, nanti hanya menerima nama-nama untuk di SK-kan,”terang Akar melalui sambungan telepon, kemarin. (idh)