Tampil Mengedukasi di LSF 2018

420

Way Panji Siapkan Tari Manuk Rawa

WAY PANJI – Pemerintah Kecamatan Way Panji janjikan tampil beda pada ajang Lampung Selatan Fair (LSF) 2018 di Lapangan Cipta Karya Kalianda pada 30 Juli-12 Agustus, mendatang.

Kecamatan yang kental dengan varian budaya itu tak mau ketinggalan soal penampilan pada ajang tahunan tersebut. Tari Manuk Rawa (Tari Bali ‘red) bakal disuguhkan kepada pengunjung yang memadati LSF.

Camat Way Panji Isro Abdi menuturkan, khusus 2018 tarian yang lebih mengedukasi bakal diusung guna memeriahkan LSF. Pasalnya tari manuk rawa itu diperagakan dan diperuntukan oleh anak-anak.

“ Ya sudah kami koordinasikan dengan sanggar tari Desa Balinuraga, soal penampilan tarian yang punya unsur edukasi didalamnya. Apalagi tari manuk rawa diperankan oleh anak-anak yang menggambarkan keceriaan,” kata Isro Abdi, usai rapat pemantapan LSF di kantor Kecamatan Way Panji, Senin (23/7) kemarin.

BACA :  Sensus Penduduk Tentukan Arah Pembangunan

Isro Abdi melanjutkan tarian ini diperagakan sebatas untuk menghibur para pengunjung saja. Sebab pada dasarnya kata dia, tarian ini sedikit berbeda dengan tari asal Bali lainnya yang mayoritas diperagakan orang dewasa.

“ Secara umum tarian ini semata untuk hiburan belaka, terutama untuk mengenalkan kepada anak-anak akan arti dari gerakan pada setiap tarian,” sebut dia.

Tak hanya tarian, Isro begitu panggilannya juga menegaskan bahwa Way Panji bakal mengusung belasan kelompok hadroh untuk memriahkan LSF. “ Jadi selain tarian, tim hadroh terbaik juga sedang kami mantapkan untuk tampil disana (LSF),” tandasnya.

BACA :  Korban Kebakaran Dibantu Pemkab

Sementara Kepala Desa Balinuraga Made Santre membenarkan bahwa Way Panji bakal menampilkan satu dari berbagai tarian yang ada di nusantara yakni tari manuk rawa.

“ Tarian ini tergolong tarian klasik yang sudah  sejak tahun 1980 diperagakan didaerah asalnya. Dimainkan oleh 5 sampai 7 orang anak dalam setiap pementasannya,” sebut dia.

Ditanya soal filosofi tari manuk rawa? Santer menerangkan dilihat dari suku katanya manuk rawa dapat diartikan sebagai burung yang hidup dirawa. “ Maka tidak heran jika tarian ini menyerupai gerakan burung ditengah rawa,” tandasnya. (ver)

BAGIKAN