Tanjungsari Pelabelan, Tanjungbintang Validasi PKH

58
Rifky - Proses pelabelan dirumah KPM PKH di Desa Purwodadi Dalam yang menggunakan stiker, Selasa (28/7).

TANJUNG SARI – Pemasangan label disetiap rumah Keluarga Penerima Manfaat (KPM) Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) mulai diterapkan di Kecamatan Tanjung Sari.

 

Pelabelan di Kecamatan tersebut diawali di Desa Purwodadi Dalam menggunakan sebuah stiker yang bertuliskan ‘Keluarga Penerima Manfaat (Pra Sejahtera).

 

Terdapat 151 KPM PKH di Desa Purwodadi Dalam. Pendamping PKH Desa Purwodadi Dalam Basuki mengatakan jika pelabelan tersebut sudah dilaksanakan sejak hari Sabtu pekan lalu.

 

“Sudah dari hari Sabtu kemarin kita melakukan pelabelan ini. Pelabelan menggunakan stiker ini sudah kordinasi dengan pak camat,” Terangnya kepada Radar Lamsel saat melangsungkan pelabelan di Desa Purwodadi Dalam,” Selasa (28/7).

 

Lanjut Basuki dia mengatakan, awalnya di Desa Purwodadi Dalam terdapat 155 KPM PKH, namun empat diantaranya sudah berpindah ke Desa Purwodadi Simpang.

 

“Empat KPM yang pindah itu masih tetap dapat karena masih memegang rekeningnya, cuma dia akan pindah ke kelompok PKH Desa Purwodadi Simpang. Data penerima PKH ini bisa berubah, kemarin juga sudah kami lakukan validasi,” Kata dia.

BACA :  Satu Positif, Sekeluarga Dirapid Tes

 

Sementara itu, salahsatu KPM PKH Desa Purwodadi Dalam yang tidak ingin namanya disebutkan menganggap pelabelan menggunakan stiker lebih baik dibanding menggunakan cap. “Ya bagusan kaya gini mas tidak begitu mencolok, kadang ada yang suka iri karena tidak dapat PKH. Kalau untuk yang iseng melepas stiker ini mudah-mudahan tidak ada,” Pungkasnya.

 

Disisi lain, Camat Tanjung Sari Rahmat Hadi Wijaya menambahkan, pelabelan disetiap rumah KPM PKH itu merupakan inisiatif warga. “Belum, di Kecamatan Tanjung Sari baru Desa Purwodadi Dalam saja, pelabelan menggunakan stiker itu pak kades yang membuat,” Imbuhnya.

 

Di bagian lain, Sebanyak 41 Calon Keluarga Penerima Manfaat (CKPM) Program Keluarga Harapan (PKH) Desa Trimulyo, Kecamatan Tanjung Bintang di validasi.

 

Koordinator Kecamatan (Korcam) PKH Tanjung Bintang Eliya, S.Pd mengatakan, dari 41 CKPM yang di validasi itu hanya 28 yang eligible, sedangkan 13 CKPM lainnya tidak termasuk kedalam komponen

BACA :  Hebat, Jadi Kadus Lewat Pilihan Warga!

 

“Komponen itu ada dibidang kesehatan, pendidikan dan kesejahteraan sosial. Kesehatan itu ibu hamil, balita dan nifaz. Bidang pendidikan mulai dari SD hingga SMA. Sedangkan kesejahteraan sosial itu disabilitas dan Lansia. Dari 41 CKPM yang kami validasi hanya 28 yang masuk kedalam komponen itu,” Ucapnya kepada Radar Lamsel di Balai Desa Trimulyo, Selasa (28/7).

 

Saat ini, di desa tersebut belum memiliki pendamping PKH pengganti dikarenakan pendamping yang sebelumnya resign. Oleh sebab itu, validasi CKPM dilakukan oleh seluruh PKH se-Kecamatan Tanjung Bintang.

 

“Pendamping PKH Desa Trimulyo sudah resign, untuk saat ini kami garap bersama-sama. Sebanyak 28 CKPM yang eligible ini datanya akan dikirim ke kemensos, nanti yang menentukan diterimanya kemensos,” Pungksanya.

 

Disisi lain, Kepala Desa Trimulyo Sugito berharap, sebanyak 28 CKPM yang eligible tersebut dapat diterima di pusat sebagai penerima PKH. “Mudah-mudahan seua diterima dipusat sehingga bisa bermanfaat untuk masyarakat,” Harapnya.(cw1)