Temukan 12 Kasus Cacing Hati Pada Hewan Qurban

43
ILUSTRASI

KALIANDA – Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (Disnak dan Keswan) Lampung Selatan, mencatat setidaknya terdapat 12 ekor sapi kurban yang terinfiksi penyakit cacing hati. Namun, pihaknya memastikan jika bagian yang terinfeksi tidak sampai dikonsumsi masyarakat.

Kepala Disnak dan Keswan Lamsel, drh. Arsyad Husein mengatakan, petugas di lapangan telah memantau dan memeriksa seluruh hewan kurban hingga proses pemotongan pada perayaan Hari Idul Adha 1441 Hijriah. Hal itu sebagai bentuk keseriusan pemkab menjamin hewan kurban yang dipotong dalam kondisi sehat dan baik.

BACA :  Harga Anjlok, Petani Terong ‘amsyong’

Namun demikian, pihaknya tidak memungkiri jika masih menemukan kasus penyakit cacing hati pada hewan kurban jenis sapi. Sebab, penyakit tersebut hanya bisa diketahui setelah hewan dipotong dan diperiksa hati hewan tersebut.

“Untuk kasus penemuan cacing hati, kita ketahui setelah memotong hewan itu. Jadi, pada bagian yang kena cacing hati, pada bagian hari hewan itu harus dibuang tidak boleh dikonsumsi. Kita pastikan 12 kasus penyakit cacing hati telah kita buang dan tidak sampai ke tangan masyarakat,” ungkap Arsyad kepada Radar Lamsel, pekan lalu.

BACA :  KPK Tahan Hermansyah Hamidi

Dia menerangkan, jumlah hewan kurban yang disembelih pada hari raya kurban tahun ini mencapai pada angka 6.595 ekor. Diantaranya, jenis hewan kambing mencapai 5.273 ekor, sapi 1.174 ekor, domba 131 ekor dan kerbau 17 ekor.

“Dari total sebanyak 6.595 ekor hewan kurban, di Kecamatan Natar jumlahnya paling banyak. Rincianya, untuk sapi sebanyak 251 ekor, kambing sebanyak 1.115 ekor dan domba sebanyak 36 ekor. Sisanya merata di 16 kecamatan lainnya,” pungkasnya. (idh)