Tenaga Medis dapat Sosialisasi Penanggulangan Penyakit Menular

881
Kepala Dinkes Lamsel dr. Jimmy B. Hutapea. MARS

KALIANDA – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Lampung Selatan menggelar sosialisasi penanggulangan penyakit menular bagi para tenaga medis dan pengelola program di Aula Rajabasa Kantor Bupati Lamsel, Rabu (5/10) kemarin.

Kegiatan tersebut digelar mengingat kondisi cuaca ekstrem yang saat ini tengah melanda sebagian besar wilayah di Kabupaten Khagom Mufakat ini.

Kepala Dinkes Lamsel dr. Jimmy B. Hutapea. MARS mengungkapkan, berbagai macam penyakit menular yang biasa menyebar di musim peralihan adalah malaria, diare dan infeksi saluran pernafasan (ispa).

Pihaknya terus menghimbau masyarakat untuk lebih mewaspadai ancaman penyebaran penyakit menular khususnya malaria. Terlebih, saat memasuki musim penghujan.

“Ancaman terbesar adalah penyakit malaria. Khususnya untuk masyarakat di Kecamatan Rajabasa yang menjadi daerah endemis. Disana, banyak ditemukan laporan kasus penyakit malaria. Namun, masih belum kategorimewabah,”ujar Jimmy saat diwawancarai sejumlah awak media usai membuka kegiatan tersebut.

BACA :  Ikuti Prokes, Atau Dibubarkan Polisi

Menurutnya, Rajabasa merupakan daerah yang menjadi tempat perkembangbiakan nyamuk malaria. Sebab, wilayahnya yang dikelilingi pegunungan dan bibir pantai.

Rajabasa, imbuhnya, juga banyak berdiri perusahaan benur atau tempat pembibitan udang. Sehingga kerap dijadikan tempat bersarangnya nyamuk anophelesyang menyebarkan parasit plasmodium yang dapat menyebabkan penyakit malaria.

“Di dalam angka eliminasi malaria, Kecamatan Rajabasa masih dibawah Annual Parasite Incidence (API) nasional. Dimana, Lampung Selatan terjadi kasus 5/100.000 jumlah penduduk, sementara hitungan nasional 8/100.000 jumlah penduduk.Kita masih dibawah API nasional,”jelasnya.

BACA :  Tahun Depan LPJU Urusan Dishub

Selain itu, lanjutnya, pihaknya juga tidak henti-hentinya menghimbau masyarat untuk melakukan pencegahan terhadap penyebaran penyakit baik malaria, diare ataupun ispa. Yakni, dengan menerapkan Pola hidup Bersih dan Sehat (PHBS).

“Apabila mengalami gejala-gejala penyakit menular, langsung saja datangi puskesmas terdekat. Karena, disana sudah dilengkapi dengan berbagai obat-obatan dan tenaga medis yang sudah terlatih,”tutupnya.

Sementara itu, Kabid Pemberantasan Penyakit (P2) Kristi Endarwati menjelaskan, kegiatan tersebut diikuti oleh seluruh kepala puskesmas yang ada di Kabupaten Lamsel. Dengan ditambah para tenaga medis yang memegang program penanggulangan penyakit menular.

“Ini kegiatan sosialisasi yang dilakukan rutin tahuanan. Tujuannya, untuk menekan angka penyakit menular di setiap wilayah kecamatan,”pungkas Kristi. (idh)