Ternak Ayam Boiler Dekat Pemukiman Dikeluhkan

31
ILUSTRASI

NATAR – Sejumlah warga di Desa Waysari, Kecamatan Natar mengeluhkan keberadaan ternak ayam boiler atau ayam potong yang terlalu dekat dengan pemukiman warga.

Pantauan Radar Lamsel di lokasi, Selasa (19/5) kandang ayam yang terketak di Desa Waysari itu letaknya tidak lebih dari 500 meter dengan pemukiman warga, tak ayal ketika panen ayam tiba warga disekitar kandang akan merasakan dampaknya seperti jumlah lalat yang ratusan memasuki rumah.

Salah seorang warga Manto (35) mengatakan, kandang ayam yang berukuran besar tersebut sudah lama berdiri dan semuanya terletak didekat pemukiman warga. “Kami sudah sering mengingatkan agar lokasinya jauh dari pemukiman warga, setidaknya 1 atau 2 Km dari rumah warga,” ucapnya.

Ia menambahkan, pemilik peternakan bisa terdampak hukum jika tidak mengindahkan keluhan masyarakat tersebut. “Membangun peternakan di sekitar pemukiman warga hingga mengakibatkan polusi suara maupun polusi udara yang meresahkan merupakan pelanggaran aturan dan dikualifikasi sebagai Perbuatan Melawan Hukum (PMH). Perbuatan tersebut menimbulkan sejumlah kerugian baik materil, maupun non materiil. Oleh karenanya, dapat digugat atas dasar PMH,” paparnya.

Warga lainnya Fahri (27) menyampaikan, warga tidak mempermasalahkan bisnis apa yang dibangun oleh pengusaha atau peternak namun dampak yang ditimbulkan merugikan dirinya dan keluarga. “Ya sangat merugikan, apalagi kalau lagi panen pasti banyak lalet dirumah saya,” pungkasnya.(Kms)