Tetap Perhatian Walau Banjir Sementara

124
David Zulkarnain – Plt. Bupati Lampung Selatan H. Nanang Ermanto pada saat menyambangi masyarakat Desa Sukapura yang terdampak banjir, Selasa (14/1).

SRAGI – Banjir kiriman yang merendam 58 rumah di Desa Sukapura, Kecamatan Sragi pada 10 Januari lalu disebabkan buruknya serta minimnya saluran drainase di dilingkungan masyarakat.

Akibatnya curah hujan tidak bisa dialirkan dengan maksimal. Ditambah dengan letak Desa Sukapura berada di dataran rendah yang mendapat banjir kiriman dari Desa Baktirasa dan Mandalasari, sehingga air dengan cepat menggenangi rumah masyarakat.

Kondisi tersebut tentu saja harus menjadi perhatian Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan, tak hanya meberikan bantuan, namun juga melakukan pembenahan saluran drainase yang menjandi pemicu banjir kiriman tersebut.

Hal tersebut diungkapkan oleh Plt. Bupati Lampung Selatan H. Nanang Ermanto pada saat melakukan kunjungan serta menyerahkan bantuan  sembako untuk masyarakat yang terdampak banjir, Selasa (14/1).

BACA :  Hasil Panen  Padi Diprediksi Meningkat

Dalam kesempatan tersebut Nanang mengatakan, meski hanya banjir kiriman namun Pemerintah Lampung Selatan tetap memberikan perhatian kepada masyarakat yang terdampak banjir. Terurama upaya pencegahan banjir yang terjadi di Desa Sukapura.

“Meski hanya banjir lewat, namun tetap akan menjadi perhatian pemerintah, memberikan bantuan logistik utuk masyarakat yang terdampak, dan yang utama melakukan upaya pencegahan banjir,” ujar Nanang dihadapan puluhan masyarakat Sukapura yang terdampak banjir.

Nanang menerangkan, banjir yang kerap terjadi memang tak luput dari kesalahan masyarakat sendiri. Lupa menjaga alam dengan menebang pohon dihulu sungai yang berfungsi menyerap air hujan.

Kondisi itu juga ditambah dengan prilaku masyarakat yang kurang merawat lingkungan. Kurang menjaga kebersihan saluran drainase yang menjadi pemicu banjir.

BACA :  Empat Warga Kualajaya Reaktif Covid-19

“Banjir terjadi memang karena kesalahan masyarakat, kesalahan kita sendiri. Maka dari itu mulai dari sekarang kita harus merawat alam serta membersihkan lingkungan. Prilaku baik ini harus kita ajarkan kepada generasi muda, sehingga banjir seperti ini tidak terjadi lagi,” paparnya.

Lebih lanjut Nanang menjelaskan, untuk menanggulangi pencegahan banjir yang terjadi di Desa Sukapura itu, Ia menginstruksikan Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahana Rakyat (PUPR) Lampung Selatan menurunkan alat berat untuk melakukan pembenahan saluran drainase.

“Besok, alat berat dari Dinas PU akan kita turunkan untuk membenahi saluran drainase yang tersumbat. Dengan harapan banjir dapat dicegah,” harapnya. (vid)