Tiga Kecamatan Bebas Virus Zika Pencegahan Virus Zika Dengan 3M Plus

603
ILUSTRASI

CANDIPURO – Tiga kecamatan di kabupaten Lampung Selatan dinyatakan bebas dari virus baru yang dinamakan Zika. Virus ini sendiri dapat dicegah dengan melakukan kegiatan 3 M Plus.
Ketiga kecamatan yang menyatakan bebas dari virus mematikan ini adalah Sidomulyo, Candipuro dan Katibung. Sebagaimana yang disampaikan oleh ketiga Kepala UPT Puskesmas ditiga kecamatan setempat.
Kepala UPT Puskesmas Candipuro H. Sunardi yang menjelaskan wilayah Candipuro bebas dari virus mematikan tersebut. Namun pihaknya berharap masyarakat setempat waspada dengan melakukan kegiatan 3M Plus yaitu menguras, menutup dan memanfaatkan barang bekas Plus.
“Kami tetap menghimbau agar masyarakat selalu menjaga kebersihan lingkungan. Karena penyakit ini disebabkan oleh gigitan nyamuk aedes aegypti,” katanya kepada Radar Lamsel, Rabu (7/9) kemarin.
Pentingnya menjaga kebersihan lingkungan, menurutnya dapat menghindarkan masyarakat dari bahaya penyakit tersebut. Sebab dewasa ini penyakit maupun virus lebih cepat berkembang. “Saat ini memang virus sangat cepat berkembang biak. Sebagai masyarakat cerdas tentunya bisa menyikapi dengan tetap menjaga kebersihan lingkungan,” ujar Sunardi.
Sementara itu Kepala UPT Puskesmas Rawat Inap (PRI) Sidomulyo, Saiful Anwar, SKM juga mengharapkan agar masyarakat lebih peka terhadap isu-isu penyakit yang sedang beredar. Cara termudah dengan menjaga kebersihan.
“Cukup dengan menjaga kebersihan lingkungan, serta lebih peka terhadap isu yang sedang merebak, akan lebih mudah terhindar dari penyakit,” kata Saiful.
Lebih lanjut Saiful mengatakan pihaknya sementara ini sudah melakukan fogging di Desa Seloretno untuk memberantas berkembangbiaknya nyamuk yang bisa menyebabkan DBD, chikungunya, serta virus zika.
“Tim kami sudah melakukan fogging di Seloretno, karena pencegahan virus tersebut tidak jauh berbeda dengan pencegahan DBD yaitu 3M plus,” ujar pria berkacamata ini.
Hal senada juga dikatakan Kepala UPT Dinas Kesehatan Kecamatan Katibung Jamaluddin, meski tidak ada virus tersebut yang menyerang masyarakat diwilayahnya. Namun ia tetap mengharapkan kewaspadaan dikalangan masyarakat. Mengingat faktor cuaca juga mempengaruhi perkembangan nyamuk.
“Cuaca juga menjadi faktor berkembangbiaknya nyamuk, dengan demikian langkah-langkahnya tetap kembali ke 3M plus. Sederhana namun penting,” pungkasnya. (ver)

BACA :  Satu Lagi Positif, Empat Lainnya Sembuh