Tingkatkan Kualitas dengan Mesin Dryer

289
David Zulkarnain – Kepala Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Holtikultura Lampung Selatan Zailani Bura memantau mesin dryer Kelompok Tani Mitra Tani, Desa Rejomulyo, Kecamatan Palas, Senin (11/3).

PALAS –  Sebagai sektor pertanian di Lampung Selatan, wilayah Kecamatan Palas terus menjadi perhatian pemerintah pusat maupun deaerah.

Pada tahun 2018, Kementerian Pertanian memberikan bantuan mesin dryer kepada Kelompok Tani Mitra Tani, Desa Rejomulyo, Kecamatan Palas sebagai upaya meningkatkan kualitas padi dan jagung di Kecamatan Palas.

Kepala Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Holtikultura (DPTPH)  Lampung Selatan Zailani Bura menerangkan, sebagai wilayah yang menjadi lumbung pangan di Lamsel, pemerintah terus berupaya meningkatkan kualitas porduksi pangan di Kecamatan Palas.

 “Mesin dryer ini sebagai upaya pemerintah untuk meningkatkan kualitas hasil pangan terutama padi dan jagung yang ada di Kecamatan Palas,” kata Zailani Bura kepada Radar Lamsel, saat melakukan pemantauan, Senin (11/3).

BACA :  Dilema Jalan Rusak: Dibangun Pakai DD tak Bisa

Lebih lanjut Zailani menerangkan, dengan adanya mesin pengering proses penjemuran padi tidak lagi bergantung pada cuaca hujan. Disisi lain petani juga bisa mencapai kualitas beras ataupun jagung sesuai dengan kebutuhan pasar.

“Dengan  mesin pengering petani tidak lagi bergantung cuaca. Kualitas dipasaran akan terpenuhi sehingga petani akan mendapatkan harga yang lebih tinggi. Dengan harapan untuk meningkatkan kesejahteraan petani,” terang Zailani.

Sementara itu, Ketua Kelompok Tani Mitra Tani Kartono menjelaskan, selama beroperasi dalam dua bulan terakhir pabrik dengan pelengkap dryer yang dikelola telah memproduksi 70 ton beras dan 130 ton jagung.

“Dengan adanya dryer ini selain untuk meningkatkan kualitas tentunya kuantitas juga ikut meningkat. Saat ini telah terproduksi 200 ton beras dan padi yang sudah kami pasarkan di Lampung Selatan bahkan pulau Jawa,” ungkapnya.

BACA :  Palas Dapat Tambahan KPM PKH

          Terpisah, Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Penyuluh Pertanian Kecamatan Palas Agus Santosa menjelaskan, pada tahun 2018 terdapat dua kelompok tani yang menerima bantuan dryer, yaitu Kelompok Tani Mitra Tani dan Karyamaju II.

          “Saat ini sudah ada dua kelompok tani yang telah mimiliki dryer keduanya berada di Desa Rejomulyo. Harapan kami mesin dengan begut canggih ini bisa dirawat dengan baik sehingga usia pemakaiannya akan lebih lama,” harap Agus. (vid)