TKSK: Desa di Palas Minim Program Sosial

47
ILUSTRASI

PALAS –Pembangunan bidang sosial di Kecamatan Palas masih minim perhatian, dan luput dari program pembangunan yang dianggarkan dari Dana Desa (DD).

Hingga saat ini, dari 21 desa di wilayah Palas hanya terdapat empat desa yang aktif memiliki program bidang sosial bedah rumah. Sementara sisanya berfokus pada program pembangunan fisik.

Tenaga Kerja Sosial Kecamatan (TKSK) Palas, Sutrisno mengatakan, sejak dana desa digulirkan bidang sosial masih jauh dari lirikan pemerintah desa, untuk masuk dalam program pembangunan yang dianggarkan dari DD.

“Sangat jarang ada desa yang memiliki program dibidang sosial. Masalah ini juga sudah kita sampaikan pada Musrenbangdes, agar bisa menjadi perhatian pemeintah desa,” ujar Sutrisno memberikan keterangan kepada Radar Lamsel, saat temui di kantornya, Selasa (20/19) kemarin.

BACA :  Diingatkan akan Ancaman Banjir

Kepala Lembaga Kesejahteraan Sosial (LKS) Bina Sejahtera ini mengungkapkan, sampai dengan saat ini hanya ada empat desa yang telah memiliki program sosial, itupun hanya stimulan bedah rumah.

“Ada desa Pematangbaru, Palasaji, dan Rejomulyo yang sudah punya program bedah rumah tidak layak huni dari DD, rutin dilaksanakan tiap tahun. Sementara desa lain  masih fokus program pembangunan fisik, yang ada hanya program penanggulangan bencana,” jelasnya.

BACA :  Harga Jagung Naik di Panen ke Tiga

Di tahun 2021 mendatang juga tidak banyak desa yang menganggarkan program pembangunan sosial. Program pemberdayaan masyarakat miskin, perlindungan bagi penyandang disabilitias, dan perlindungan anak belum masuk dalam rencana program pembangunan di tahun mendatang

Padahal menurut Sutris masalah sosial perlu mendapatkan perhatian lebih untuk menciptakan masyarakat yang berfungsi sosial dengan baik.

“Harapan kita program-program sosial ini jadi perhatian pemerintah desa. Sehingga bisa menciptakan masyarakat yang berfungsi sosial dengan baik,” harapnya. (vid)