Tokoh Masyarakat Dukung Water Front City

819

KALIANDA – Sejumlah tokoh masyarakat menyambut baik upaya Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan untuk mewujudkan Kota Kalianda sebagai Kota Water Front City. Hal tersebut terungkap saat Konsultasi Publik Masterplan Kota Kalianda, di Aula Rajabasa, Kamis (14/1) kemarin.
Dalam kegiatan tersebut dihadiri oleh sejumlah Anggota DPRD Lamsel, Kepala SKPD dan sejumlah tokoh masyarakat. Para peserta, mendengarkan pemaparan dari konsultan yang telah ditunjuk oleh Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kabupaten Lamsel.
Nivolin, salah satu tokoh masyarakat Kota Kalianda mengharapkan pembangunan Masterplan Kota Kalianda bisa dilakukan dalam jangka pendek. Sehingga, bisa segera dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.
“Kita sudah dengar pemaparan dari konsultan. Kami sebagai warga siap mendukung. Kalau bisa dilakukan dalam rencana kerja jangka pendek. Jadi, apa yang diwacanakan bisa segera terwujud,”kata Nivolin.
Wakil Ketua II DPRD Lamsel Hj. Roslina mengharapkan seluruh SKPD terkait bisa mendukung rancangan Masterplan Kota Kalianda. Agar, apa yang diwacanakan bisa segera terwujud.
“Pekerjaan ini harus didukung SKPD. Semua SKPD yang terkait harus mulai dari sekarang mensinkronisasikan jenis-jenis kegiatannya. Supaya bisa fokus dan hasilnya memuaskan,”ungkap Roslina.
Sementara itu, Plt. Sekkab Lamsel Ir. Erlan Murdiantono menjelaskan, mewujudkan Kota Kalianda sebagai water front city dibutuhkan waktu sekitar 10 tahun kedepan. Namun demikian, pihaknya sudah melakukan upaya-upaya pembangunan secara bertahap.
“Kita sudah memulainya dari tahun ke tahun. Seperti pengembangan kawasan Wisata Kuliner TPI Dermaga Bom. Kita mulai step by step,”kata Erlan kepada Radar Lamsel.
Pihaknya terus akan melakukan sosialisasi kepada masyarakat untuk mewujudkan hal tersebut. Setelah itu, akan membuatkan peraturan daerah (perda0 terkait Masterplan Kota Kalianda.
“Kita berupaya mewujudkan Kota Kalianda menjadi kota berbasis pariwisata dan budaya. Selain itu, kita juga ingin Kalianda menjadi Kota Pendidikan. Kami juga masih akan melakukan berbagai koreksi. Agar, cita-cita mewujudkan water front city bisa berjalan lebih baik lagi,”pungkasnya. (idh)

BACA :  Anggaran Kurang Ancam Nasib Pilkada