Unila – BNPB Dampingi Masyarakat Terdampak Tsunami

43
Ilustrasi

KALIANDA – Masyarakat pesisir terdampak bencana tsunami beberapa waktu lalu, bakal memperoleh pendampingan dari tim ahli. Hal itu sebagai langkah memeukihkan ekonomi masyarakat yang lumpuh total pasca tertimpa bencana tersebut.

 

Pendampingan kepada masyarakat pesisir yang terdampak tsunami itu bakal dilakukan oleh tim ahli dari Universitas Lampung (Unila) yang bekerjasama dengan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).

 

Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Lampung Selatan, tiga bulan pasca kejadian tsunami pihaknya langsung menyusun dokumen rehab dan rekontruksi (RR) untuk pemulihan ekonomi. Hal itu sebagai acuan dan langkah yang strategis untuk membangkitkan perekonomian masyarakat pasca bencana.

 

“Pada intinya, kami sangat terima kasih sekali sudah ditindaklanjuti oleh BNPB  dan Unila. Karena, masyarakat sangat perlu didampingi untuk kembali memulai aktifitas dan mata pencaharian setelah tertimpa musibah,” ujar Kepala Bappeda Lamsel Wahidin Amin didampingi stafnya Zulfina usai rapat pembahasan pemulihan ekonomi masyarakat pesisir yang terdampak tsunami, Jum’at (10/7) pekan lalu.

BACA :  Penerima Stimulus UMKM Masih di Verifikasi

 

Dia menerangkan, dalam dokumen RR itu merupakan semua hal yang menyangkut kondisi di lapangan pasca bencana. Bahkan, lengkap dari semua sektor mulai dari UKM, Pariwisata hingga perikanan dan kelautan.

 

“Jadi, pendamping bisa mempelajari dokumen RR yang sudah kami susun bersama OPD terkait. Harapannya, bisa lebih mudah dalam melakukan pendampingan dan memulihkan ekonomi masyarakat pasca bencana tsunami,” tutupnya.

 

Sementara itu, Ketua Rombongan Fakultas Ekonomi Unila, Ayi Ahdiyat menegaskan, pihaknya bakal berupaya semaksimal mungkin dalam hal tersebut. Dia berharap, adanya sinergitas dan komunikasi aktif dengan jajaran Pemkab Lamsel.

BACA :  Polisi Bekuk Penipu yang Buron Tiga Tahun

 

“Memang dalam pendampingan pemulihan ekonomi bagi korban tsunami tidak mudah. Tapi, kami akan mencobanya. Untuk itu, perlu adanya sinergisitas dengan Pemkab Lampung Selatan,” kata Ayi.

 

Dia menjelaskan, pendampingan yang bakal dilakukan untuk memastikan kelangsungan hidup masyarakat pasca bencana kembali normal. Harapanya, perekonomian masyarakat terdampak tsunami di Lampung Selatan dapat pulih kembali.

 

“Kedepan, kita harapkan perekonomian masyarakat terdampak tsunami berangsur – angsur bisa pulih lagi. Bahkan, bisa berkambang dari yang dulunya tidak punya usaha nanti bisa memiliki UMKM,” punhkasnya. (idh)