UPT Pertanian Sragi Siapkan 950 Hektar Lahan Pajale

470

SRAGI – Upaya peningkatan produksi padi, jagung, dan kedele (Pajale), Dirjen Tanaman Pangan Kementrian Pertanian mengelar rapat koordinasi (Rakor) dengan jajaran Unit Pelaksaanaan Teknis (UPT) Pertanian Kecamatan Sragi, Rabu (7/2).

Kepala UPT Pertanian Sragi Agus Santonsa mengatakan, untuk menindaklanjuti program Pajale itu, rakor itu menitik beratkan pada Perluasan  Area Tanam Baru (PATB) Pajale di Kecamatan Sragi. Agus juga mengatakan, pihaknya akan menetapkan data calon petani dan lokasi di Kecamtan Sragi. “Untuk tahun 2018 ini, Kecamatan Sragi menyiapkan 950 hektar untuk program PATB Pajale,” katanya.

BACA :  Pemprov Rancang Raperda Bentuk 5 BUMD

Menurutnya, dari data tersebut Kecamatan Sragi mengalami peningkatan karena pada tahun sebelumnya luas area tanam Pajale di Kecamatan Sragi 393 hektar.

“Tapi dari 950 itu, hanya untuk tanaman jagun dan kedele. Karena pada tahun ini untuk tanaman padi dikususkan untuk varietas padi Gogo (Padi Darat). Sedangkan di Kecamatan Sragi tak ada lahanyanya,” jelasnya.

Agus juga menerangkan, tahun 2018 Dirjen Tanaman Pangan tidak lagi memberikan bantuan Pestisida. Namun dari satu hektar tanaman jagung akan medapatkan bantuan Rp780 ribu dan kedelai Rp 950 ribu. “Untuk bantuan bibit memang sudah di sediakan, sedangkan untuk bantuan pupuk diberikan dalam bentuk uang,” katanya.

BACA :  Hari Ini Hasil Rapid Tes Personel Polres Keluar

Terkait Calon Petani dan Calon Lokasi (CPCL) Agus belum dapat menentukan Kelompok Tani  yang akan mendapat bantuan Pajale tersebut.

“Dari 146 kelompok tani yang ada, mungkin nanti akan dipilih terlebih dahulu kelompok tani yang lebih kompeten. Dan malam ini harus selasai, karena pihak Dirjen Tanaman Pangan miminta data CPCLnya paling lambat besok pagi,” pungkasnya.(CW1)