UPT Puskesmas Kota Dalam Akan Pantau Sekolah Saat KBM Tatap Muka

53
UPT Puskesmas Kota Dalam, Kecamatan Way Lima siap memantau penerapan disiplin protokol kesehatan di lingkungan sekolah dalam persiapan KBM tatap muka.
WAY LIMA – Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan (TGTPP) Covid-19 Kecamatan Way Lima, melalui UPT Puskesmas Kota Dalam siap memantau sekolah-sekolah yang ada di Kecamatan Way Lima dalam penerapan disiplin protokol kesehatan dalam persiapan kegiatan belajar mengajar (KBM) tatap muka.
Kepala UPT Puskesmas Kota Dalam, Joko Suhartono mengatakan pihaknya bersama tim Surveylance melalui Dinas Kesehatan siap memantau protokol kesehatan yang ada di sekolah-sekolah. Jika KBM tatap muka akan diselenggarakan sesuai dengan rekomendasi dari tim gugus tugas percepatan penanganan (TGTPP) Covid-19 Kabupaten.
“Bersama tim melalui dinas kesehatan tetap kita pantau, karena tim Surveylance kita juga ke sekolah-sekolah memantau protokol kesehatan kalau memang KBM tatap muka akan di selenggarakan kembali, tetapi tetap yang merekomendasikan itu tim gugus tugas dari Kabupaten,” ujar Joko saat ditemui di ruang kerjanya, Rabu (12/8).
Menurutnya, sekolah-sekolah harus mempersiapkan protokol kesehatan sesuai anjuran dari pemerintah terutama ketersediaan tempat cuci tangan harus dipastikan berfungsi , penggunaan masker dan tetap menjaga jarak atau physical distancing.
“Jika sekolah sudah mulai melaksanakan KBM tatap muka kami harapkan tetap menjaga jarak dan tetap menggunakan masker dan cuci tangan. Terkadang disekolah ada keterbatasan tempat cuci tangan terutama tempat cuci tangan yang mengalir, maka dari itu sekolah bisa menggunakan penampung air untuk tempat cuci tangan. Untuk itu kita akan melakukan monitoring terkait penerapan protokol kesehatan,” ucapnya.
Ditambahkan Joko, pelaksanaan monitoring terhadap penerapan disiplin protokol kesehatan di sekolah maupun di masyarakat sesuai dengan petunjuk teknis (juknis) dan petunjuk pelaksanaan (juklak) dari Dinas Kesehatan dan tim gugus tugas percepatan penanganan (TGTPP) Covid-19.
“Kita akan melakukan monitoring sesuai dengan juknis dan juklak pelaksanaan monitoring dari tim gugus tugas dan dinas kesehatan,” pungkasnya. (eggy/esn)
BACA :  Bupati Dendi Serahkan Bantuan Sumur Bor Pondok Pesantren Safinatul Hidayah