Vandalisme di Tempat Wisata Rusak Keindahan

373
Kemas Yogi - Wisata Gunung batu di Desa Srikaton harus tercoreng oleh pelaku Vandalisme.

DPRD Harap Ada Sanksi untuk Pelaku

TANJUNG BINTANG – Aksi vandalisme masih sangat marak dilakukan. Selain fasilitas umum tempat wisata alami juga jadi sasaran. Salah satunya Wisata Gunung Batu di Desa Srikaton yang tak luput dari aksi corat-coret tersebut. 

Hal ini disayangkan oleh Kades Srikaton Sugiman yang selama ini merawat lokasi wisata itu bersama karang taruna. “Sebetulnya sudah sering diingatkan kepada pengunjung untuk tidak mencoret-coret batu yang ada,” ungkapnya kepada Radar Lamsel, Senin (6/5). 

BACA :  Rumah Tak Layak Huni di Sabahbalau Dibedah

Menurutnya, semua pihak sudah sepatutnya menjaga keindahan dari tempat wisata alami tersebut apalagi yang dicoret oleh pengunjung adalah objek vital dari temlat wisata itu sendiri. “Tulisan-tulisan menggunakan papan juga sudah kami sebar agar tidak mencoret-coret batu, tetapi masih saja ada oknum yang iseng,” tuturnya. 

Kedepan, ia berjanji akan ekstra menjaga tempat wisata alam itu bersama karang taruna. “Gunung Batu Srikaton ini termasuk ke dalam kawasan Register 40. Oleh karena itu, kondisi sekitar Gunung Batu masih sangat alami. Hamparan pepohonan rindang melambai-lambai menarik perhatian,” urai Sugiman sembari mempromosikan wisata alam didesanya. 

BACA :  Tahun Depan, Bidang Kesehatan Prioritas Desa Purwodadi

Sementara itu, Anggota DPRD Lamsel Sukardi menambahkan, agar aksi vandalisme berkurang sebaiknya ada peraturan tentang larangan aksi tersebut. “Harus ada Intruksi Bupati atau aturan lainnya terkait vandalisme, kalau perlu ada sanksinya,” kata dia. 

Ia berharap kedepan tempat wisata lebih diperhatikan agar menjadi unggulan daerah. “Wisata yang sudah ada harusnya dikembangkan dan dijaga,” pungkasnya. (kms)