Warga Desa Cipadang Terserang Wabah Penyakit Gatal

46
Salah seorang Balita di Desa Cipadang yang terserang penyakit gatal.
GEDONGTATAAN – Ratusan warga Dusun Sumbersari, Desa Cipadang, Kecamatan Gedongtataan sudah setahun berjalan terjangkit wabah penyakit menular berupa bintik -bintik merah di badan dan terasa gatal-gatal.
Meski berbagai upaya perobatan dilakukan untuk mengobati penyakit gatal-gatal tersebut, namun wabah penyakit gatal-gatal yang menimpa warga Dusun Sumbersari tersebut belum juga dapat teratasi. Walhasil masyarakat setempat merasa resah dengan adanya wabah penyakit gatal-gatal yang belum diketahui penyebabnya itu.
“Kami sekeluarga sudah terkena penyakit gatal-gatal mas,  dan saya sendiri sudah 6 bulan ini merasakannya. Waduh sengsaranya mas, gak bisa tidur saya dibuatnya,” ungkap Tukini (67), Selasa (20/10).
Tukini juga mengaku, sudah berulangkali dirinya menjalani perobatan medis guna mengobati penyakit yang dialaminya itu, namun upaya yang dilakukan belum juga membuatnya sembuh. Dan ia juga mengatakan, bahwa dalam kurun setahun ini sebagian warga Dusun Sumbersari juga terjangkit penyakit gatal-gatal.
“Kata dokter cuma gatal biasa, tapi kalo digaruk semakin menyebar keseluruh tubuh penyakit gatal ini, dan sekarang bukan saja warga Dusun Sumbersari saja yang kena, tapi Dusun Citemen dan Dusun Cidadi barat juga ada yang sudah kena,” terangnya.
Sementara, Ngatiman, Ketua RT 4  Dusun Sumbersari juga turut merasakan kepedihan yang sama, sebab anak balitanya yang baru berusia 7 bulan juga terjangkit penyakit serupa.
“Sudah seminggu ini anak saya juga kena wabah gatal-gatal mas, tadinya bentol dikit, lama -lama menjalar makin banyak, kasian saya nangis terus,” ungkapnya.
Terpisah, Kepala Desa Cipadang Sugiyanto ketika ditanya mengenai wabah penyakit  menular yang ada di desanya itu, dirinya mengaku belum mendengar adanya wabah yang sudah begitu menghantui warga Dusun Sumbersari tersebut.
“Belum denger lho bang, nanti coba saya konfirmasi dengan kadusnya (Sumbersari) dulu ya,” kata Sugianto. (arl/esn)
BACA :  Realisasi PAD Pesawaran Capai 90 Persen