Warga Desa Sidomulyo Dapat Sosialisasi dari BNN

740
Veridial – Warga Desa Sidomulyo Kecamatan Sidomulyo mendapatkan sosialisasi tentang bahaya penggunaan narkoba oleh BNN Lamsel, Sabtu (13/8).

SIDOMULYO – Perang terhadap narkoba terus dilakukan oleh Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Lampung Selatan. Kali ini, masyarakat Desa Sidomulyo, Kecamatan Sidomulyo dapat wejangan tentang bahaya penggunaan narkoba.
Staff Penyuluhan BNN Lamsel Sumarman mengatakan, pemahaman tentang bahaya narkoba harus dipahami oleh masyarakat. Mulai dari desa hingga kota. “Saat ini pengguna narkoba sudah menjalar dan merambat di desa-desa, bukan hanya dikota saja,” ujar Sumarman saat memberikan penyuluhan di balai Desa Sidomulyo, Sabtu (13/8).
Dijelaskan, bahaya yang ditimbulkan dari penggunaan narkoba sangat merugikan. Tidak hanya merenggut masa depan, narkoba juga bisa mengakhiri hidup seseorang. “Say no to drugs, bagi anak-anak muda katakan tidak untuk apapun mengenai narkoba,” kata dia.
Selama ini, lanjut dia, sasaran empuk para pengedar narkoba merupakan remaja. Karena di usia remaja sangat seseorang sangat mudah terbawa pergaulan, ini yang menjadi perhatian semua pihak. “Remaja adalah aset bangsa. Jangan menyia-nyiakan masa remaja dengan terset kedalam dunia narkoba,” katanya lagi.
Lebih lanjut Sumarman mengatakan, Presiden Indonesia Joko Widodo sudah menyatakan Indonesia darurat narkoba. Bukan hanya ramaj, narkoba sudah merambat kesemua lini, mulai dari kalangan pejabat, masyarakat menengah hingga masyarakat bawah.
Selain kerugian yang dialami oleh pemakainya, pengguna dan pemakai narkoba bisa terjerat hukum jika kedapatan membawa barang haram tersebut. “Pengguna dan pengedar bisa terjerat hukum, ini membuktikan betapa bahayanya narkoba,” beber dia.
Dikatakan, narkoba digolongkan menjadi beberapa jenis, diantara, heroin, morfin dan ganja. Jika pengguna narkoba sudah ketergantungan, hal ini dapat menyebabkan syaraf dan mental terganggu. “Lebih parahnya lagi, bisa menyebabkan over dosis dan berujung kematian,” ungkap Sumarman dihadapan masyarakat yang mengikuti penyuluhan tersebut.
Hingga kini, penyebaran dan penggunaan narkoba sulit dicegah. Namun begitu, giat BNN Lamsel untuk memberantas peredaran narkoba di bumi khagom mufakat ini terus digeber. “Tidak mudah memang, namun dengan kerja keras dan semangat untuk memberantas narkoba. Kami memberikan pemahaman mulai dari masyarakat desa, agar bisa menekan angka pengguna narkoba,” tandasnya.
Kepala Desa Sidomulyo Sutanto mengapresiasi kegiatan yang dilakukan oleh BNN Lamsel tersebut, ia mengatakan penyuluhan seperti ini sangat penting untuk memberi pemahaman terhadap bahaya narkoba. “Narkoba itu sudah jelas bahayanya, mudah-mudah dengan pemahaman yang didapat warga bisa terhindar dari narkoba,” harapnya. (ver)

BACA :  Ajakan Berhenti Total Tiga Hari Itu Hoax!