Warga Keluhkan Jembatan Tak Miliki Pagar Pembatas

236
Inilah kondisi jembatan jalan poros Desa Tanjungsari, Kecamatan Palas yang tidak memiliki pagar pembatas. Saat jembatan tersebut hanya diberi pagar bambu oleh warga setempat, Rabu (3/4).

PALAS – Sejumlah masyarakat Desa Tanjungsari, Kecamatan Palas mengeluhkan kondisi jembatan di jalan poros desa setempat yang tidak memiliki pagar pembatas.

Pantauan Radal Lamsel, jembatan yang berada di Dusun II Kuningan ini, selain tidak memiliki pagar pembatas, lebar jembatan pun dinilai terlalu sempit sehingga menyulitkan kendaraan saat melintas.

Sobri (49), salah satu warga setempat mengatakan, kondisi jembatan sepanjang lima meter yang tidak memiliki pagar pembatas sudah dua tahun terahir menjadi keluhan masyarakat.

 “Dulu memang ada pembatasnya, namun karena terlalu pendek tertimbun pada saat peningkatan badan jalan dua tahun lalu,” ujar Sobri kepada Radar Lamsel, Rabu (3/4).

Meski belum pernah menimbulkan kecelakaan, namun menurut mantan Kepala DesaTanjungsari ini, tanpa pagar pembatas jembatan tersebut cukup membahayakan pengguna jalan. Saat ini, kata Sobri, untuk menghindari kecelakaan, jembatan tersebut hanya dipasang pagar bambu oleh warga setempat.

“Untuk menghindari kecelakaan masyarakat setempat memasang pagar bambu agar pengguna jalan tidak terjatuh saat melintas,” ungkapnya.

Doni (27) salah satu pengguna jalan juga mengeluhkan konsdisi jembatan tersebut. Selain tidak memiliki pagar pembatas, lebar badan jembatan juga dinilai terlalu sempit sehingga menyulitkan kendaraan roda empat saat melintas.

“Kalau bawa mobil harus lebih hati-hati. Badan jembatan sudah terlalu sempit. Kalau ada dua kendaraan dari arah berlawanan, salah satu harus mengalah,” ungkapnya.

Doni juga mengungkapkan, kondisi permukaan jembatan juga telah jebol sekitar 40 senti meter. Untuk itu kepada instansi terkait ia mengharapkan jembatan tersebut dapapt diperbaiki.

“Harapan kami jembatan bisa perbaiki. Apalagi jalan ini merupakan akses utama untuk mengangkut hasil kebun masyarakat Desa Tanjungsari,” harapnya. (vid)