Warga Tanjungan Masih Tutup Akses Jalan

49
Shofyan Apriyansyah – Warga Desa Tanjungan, Kecamatan Ketibung, masih blokir jalan di desa setempat, dengan cor beton ditengah badan jalan, tidak akan dibuka sebelum ada perbaikan jalan, Rabu (9/10).

KATIBUNG – Aksi protes warga Desa Tanjungan, Kecamatan Katibung dengan menutup akses jalan poros penghubung kecamatan terus berlanjut. Padahal, sebelumnya Pemkab Lamsel bersama warga telah membuat kesepakatan melalui surat pernyataan terbuka untuk segera memperbaiki ruas jalan tersebut.

Pantauan Radar Lamsel, pemblokiran di ruas jalan tersebut menggunakan drum yang diisi dengan cor beton di tengah jalanan. Sehingga, kendaraan roda empat atau lebih tidak bisa melintasi ruas jalan alternatif menuju Kecamatan Merbau Mataram dan sekitarnya, Rabu (8/10).

BACA :  Diamankan Karena Status FB, Pelaku Minta Maaf

Menurut Sofiah (40), pemilik warung disekitar portal jalan yang didirikan warga, aksi pemblokiran jalan akan terus dilakukan sampai pemerintah melakukan perbaikan ruas jalan yang dianggap cukup parah. Hal ini, merupakan bentuk kekesalan dan kekecewaan atas kondisi jalan rusak di desanya.

“Masyarakat sudah sepakat tidak akan membuka blokir jalan sampai benar-benar ada bukti dari pemerintah untuk memperbaiki jalan ini. Kondisi jalan yang rusak ini sangat merugikan. Selain menghambat aktifitas, debu yang betebaran sangat mengganggu kesehatan kami yang tinggal disini,” kata Sofiah.

BACA :  Diamankan Karena Status FB, Pelaku Minta Maaf

Senada dikatakan Sahbudin (55), tokoh masyarakat setempat. Dia membenarkan, jika Pemkab Lamsel berjanji dalam kurun waktu seminggu kedepan akan melakukan perbaikan. Namun, warga tetap akan menutup akses jalan sampai benar-benar ada realisasi perbaikan oleh pemerintah.

“Harapan kami, Pemkab Lamsel seharusnya sudah droping material pembangunan dilokasi jalan yang rusak dari sekarang. Agar pemblokiran warga dijalan penghubung antar desa segera bisa dibuka karena adanya tanda-tanda perbaikan jalan,” tegas Sahbudin. (CW2)