Warga Timbun Jalan Berlubang Minim Penerangan

61
Sofyan - Warga Desa Sidoasri dan Cintamulya, Kecamatan Candipuro, secara swadaya menimbun, jalan penghubung antar Desa Sidoasri dan Cintamulya rusak dan berlubang, Sabtu (16/5).

CANDIPURO – Warga bergotong-royong menimbun jalan penghubung Desa Sidoasri dan Cinta Mulya, Kecamatan Candipuro, yang minim penerangan, rusak dan berlubang secara swadaya, Sabtu (16/5).

Salah seorang warga Desa Cinta Mulya Matkosim (48) mengaku, pemimbunan jalan berlubang di jalan penghubung Desa Sidoasri dan Cintamulya tersebut, atas dorongan musywarah bersama para pemuda.

” Ya, kegiatan penimbunan jalan yang berlubang secara sawadaya ini, diinisiasi oleh para pemuda desa,” terang Mat Kosim saat memberi keterangan kepada Radar Lamsel ditengah kegiatan, belum lama ini.

Yang melatarbelakangi kegiatan tersebut, sambungnya, berangkat dari bayaknya keluhan warga sekitar dan pengguna jalan merasa tidak nyaman saat melintas dengan kondisi jalan penghubung desa yang rusak dan berlubang.

BACA :  KPM BLT DD Titiwangi Terima Pencairan Tahap II

Selainya, warga juga mengkhawatirkan kondisi jalan yang rusak itu diperparah dengan tidak adanya alat penerangan jalan (apj)  dijalan tersebut.

” Selain tidak nyaman saat melintas, warga juga merasa tidak leluasa ketika melintasi jalan tersebut saat melam hari, sebab kondisi jalan selain rusak juga gelap tanpa penerangan,” terangnya.

Berangkat dari hal tersebut, para pemuda di Desa Sidoasri dan Desa Cinta Mulya berinisiasi menimbun jalan rusak secara swadaya menggunakan material tanah dan batu-batuan.

” Meski sifatnya sementara, namun dengan adanya penimbunan jalan rusak ini, minimal sedikit membantu kelancaran aktivitas masyarakat, utamanya ketika melintas di jalan ini pada saat malam hari,” kata Samsul (45) warga lainya menimpali.

BACA :  Bocah 6 Tahun Tewas di Kubangan

Sementara, salah seorang masyarakat pengguna jalan Rahmat (40) warga sekitar berharap jalan yang rusak dan minim penerangan tersebut dapat segera diperbaiki dan dilengkapi dengan alat penerangan jalan.

Sebab ia menilai, kondisi tersebut sangat rawan dan rentan aksi kriminalitas.

” Jika tidak segera diperbaiki kondisi ini bisa saja dimanfaatkan oleh orang tidak bertanggungjawab. Kami berharap kepada pemerintah kiranya memperhatikan keluhan warga ini,” harap Rahmat. (CW2)