Waspada Bahan Makanan Expire Date Beredar di Pasar

783
Ist – Tim pembinanaan, pengawasan dan pemantauan makanan dan minuman Dinas Kesehatan (Dinkes) Lamsel melakukan pemeriksaan makanan dan minuman yang beredar disejumlah pasar di Kabupaten Lampung Selatan. Termasuk warung waralama Indomart dan Alfamart.

KALIANDA – Masyarakat di Kabupaten Lampung Selatan perlu mewaspadai berbagai macam produk makanan yang beredar selama ramadhan dan menjelang lebaran Idul Fitri 1437 hijriah.
Pasalnya berdasarkan hasil pembinaan, pengawasan, pemantauan dan pemeriksaan makanan dan minuman yang dilakukan Dinas Kesehatan (Dinkes) Lampung Selatan menyebutkan sejumlah bahan makanan diberbagai wilayah Lamsel mendekati expire date dan ada yang sudah expire date.
Selain itu sejumlah produk makanan pangan industri rumah tangga (P-IRT) tidak memiliki nomor registrasi sesuai dengan Peraturan Kepala Badan Pengawasa Obat dan Makanan (BPOM) RI No. HK.03.1.23.0412.2205 tahun 2015 tentang pedoman pemberian sertifikat Pangan Industri Rumah Tangga.
“Temuan ini kami temukan saat melakukan pengawasan sejak 6 – 17 Juni disejumlah wilayah kecamatan,” kata Kepala Seksi Kesehatan Tradisional dan Makanan Minuman Suntoro, S.K.M kepada Radar Lamsel di Kalianda, Selasa (21/6).
Menurut dia, selain dua temuan itu sejumlah makanan dan minuman juga banyak yang tidak layak untuk dijual kepada publik. Diantaranya makanan kemasan/kaleng yang penyok serta makanan yang penempatannya berdekatan dengan bahan kimia seperti disenfectan. “Bukan hanya itu makanya berbuka (takjil) juga diduga ada yang megandung bahan berbahaya untuk dimakan,” ungkap dia.
Suntoro mengungkapkan pengawasan yang dilakukan jajarannya dilakukan sejak awal ramadhan. Sejumlah tempat yang pantau antara lain pasar-pasar tradisional, minimarket wilayah kecamatan Bakauheni, Sidomulyo, Kalianda, Palas, Sragi, Tanjungsari dan Branti Raya Natar.
“Kami sudah merekomendasikan agar makanan kemasan yang tidak layak untuk ditarik. Begitu juga dengan makanan yang mendekati dan sudah expire date juga ditarik,” ungkap dia.
Kegiatan pemantauan ini, sambung Suntoro, dilakukan sebagai bentuk pembinaan dan pengawasan pada situasi khusus. Yaitu ramadhan 1437 hijriah tahun ini.
Suntoro mengungkapkan melonjaknya konsumsi masyarakat pada saat ini harus diimbangi dengan sikap yang tetap mewaspadai seluruh produk makanan maupun minuman yang dibeli. “Tetap harus waspada. Setidaknya melakukan pengecekan expiredate terlebih dahulu sebelum membeli,” ungkap dia.
Suntoro mengungkapkan bahan makanan expire date akan membahayakan tubuh akibat makanan kadaluarsa. “Untuk mencegah hal-hal yang negatif lebih baik meningkatkan kewaspadaan,’ ungkap dia. (edw)

BACA :  Lamsel 2 PDP, Kadiskes Membisu