Waspada Corona PRI Tanjungbintang Pasang Imbauan

75
ILUSTRASI

TANJUNG BINTANG– Ganasnya virus corona yang berasal dari kota Wuhan, China itu kini sudah menewaskan ribuan orang. Hal itu, membuat Puskesmas Rawat Inap (PRI) Tanjung Bintang waspada terhadap keganasan virus tersebut.

Kepala Unit Pelaksanaan Teknis PRI Tanjung Bintang Darmawan hingga kini belum dapat memastikan bahwa virus itu dapat masuk atau tidaknya ke Indonesia. “Kalau untuk bisa masuknya kita belum bisa memastikan, tetapi kita tetap patut waspada,” ungkapnya kepada Radar Lamsel, Selasa (18/2).

Darmawan mengatakan, bahwa PRI Tanjung bintang akan tetap melakukan pemantauan terhadap sesorang terutama orang asing. “Sejauh ini kita belum mendapat laporan. Untuk wilayah kita tetap melakukan pemantauan terutama orang yang mempunyai kontak dengan orang asing karena sekarang sasarannya orang tiongkok,” kata dia.

BACA :  Desa Way Galih Topang Perekonomian Lewat Pembangunan

Dia menjelaskan bahwa pencegahan virus itu sudah dilakukan dengan berbagai upaya, terutama wisata asing maupun Tenaga Kerja Indonesia (TKI) yang berasal dari negara yang sudah terkena wabah virus corona. “Kalau ada orang asing atau TKI ya akan terus kita pantau dengan cara scranning, dari situ kita bisa mengetahui orang itu terkena virus corona atau tidak,” jelasnya.

Lanjut, dia berpesan jika terdapat seseorang yang mendapati gejala-gejala seperti terkena wabah virus corona untuk melakukan rujukan ke rumah sakit. “Kalau ada keluhan seperti panas, flu itu kita akan lakukan rujukan ke rumah sakit, itu saran dari kita,” pesannya.

BACA :  Uspika Imbau Warga untuk Tenang

Darmawan juga menghimbau kepada masyarakat untuk berpeilaku hidup bersih dan sehat, dengan cara mencuci tangan dengan sabun, memakan makanan yang bergizi dan rajin berolahraga. “Kalau flu dan batuk kita menggunakan masker, gizi seimbang dan selalu menjaga fisik,” singkatnya.

Dirinya menambahkan bahwa PRI Tanjung Bintang akan memasang banner yang berisi tentang himbauan dan waspada virus coroa. “Nati akan kita coba membuat himbauan-hinbauan menggunakan banner mengenai virus corona,” imbuhnya.