Waspada Puncak Musim Hujan!

53
GAMBAR ILUSTRASI

KALIANDA – Beberapa hari terakhir, hujan pada malam hari telah terjadi di wilayah Kalianda dan sekitarnya. Hal ini terbilang wajar. Stasiun Iklim Pesawaran Lampung menyebut wilayah Lampung selatan sudah memasuki puncak musim hujan. Pada pukul 17.15 WIB, Rabu (19/2/2020), BMKG mengeluarkan peringatan dini cuaca di Lampung Selatan.

Potensi hujan lebat disertai petir, dan angin kencang berpeluang terjadi pada sore hingga pukul 19.30 WIB. Ada beberapa wilayah di Kabupaten Lampung Selatan yang sangat berpotensi mengalami kondisi tersebut. Diantaranya Kecamatan Natar, Tanjung Bintang, Sragi, dan Merbau Mataram.

BACA :  ODP Mayoritas Perantau

Tak hanya di empat kecamatan itu saja. Bahkan potensi hujan tersebut bisa meluas ke sembilan wilayah lain di bumi Khagom Mufakat. Seperti Kecamatan Waysulan, Waypanji, Tanjungsari, Rajabasa, Jatiagung, Ketapang, Bakauheni, Candipuro, dan Kalianda.

“Tiga malam ini memang hujan terus, mau masuk puncak musim hujan,” kata Forecaster Staklim Pesawaran Lampung, Eva Nurhayati, M. Si saat dikonfirmasi Radar Lamsel.

Wanita yang akrab disapa Eva ini melanjutkan, puncak musim hujan ini akan berlangsung sampai Maret mendatang. Ihwal hujan yang kerap turun pada malam hari, Eva menyebut kondisinya tak menentu. Saat puncak musimnya, hujan bisa turun saat dini hari, pagi hari, dan juga siang hari.

BACA :  Pasal Corona: Tugas Desa Makin Berat

“Tidak menentu. Bisa saja dari dini hari, atau sore hingga malam hari. Yang jelas, biasanya ada penambahan durasi saja. Hujannya jadi lebih awet, sampai 2-3 jam. Bisa lebih lagi kalau cuacanya ekstrem,” katanya.

Masyarakat diminta mewaspadai puncak musim hujan yang akan berlangsung sampai Maret. Pasalnya, sejumlah bencana hidrometeorologi yang menjadi momok bagi masyarakat bisa saja terjadi. Contohnya seperti banjir bandang, longsor, angin kencang, dan puting beliung. (rnd)