Winarni Ingatkan; Calistung Bukan untuk PAUD

51
Rifky - Bunda PAUD Lamsel Hj Winarni saat mengukuhkan Bunda PAUD tingkat desa se Kecamatan Tanjung Sari dan satu tingkat kecamatan. (18/9)

TANJUNG SARI– Bunda Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Kabupaten Lampung Selatan Hj. Winarni Nanang Ermanto mengingatkan para pengajar di PAUD untuk tidak membebani anak-anak dengan materi berat seperti membaca, menulis dan berhitung (Calistung).

                  

Sebab, pendidikan anak-anak PAUD sejatinya hanya bermain, bernyanyi dan menggambar. Penekanan itu disampaikan istri Plt. Bupati Lamsel Nanang Ermanto usai melantuk pengurus PAUD Kecamatan Tanjung Sari.

 

“Pendidikan di PAUD hanyalah bermain, bernyanyi, menggambar saja, jangan sampai ada calistung di PAUD,” ucapnya, di Aula Kecamatan Tanjungsari, Rabu (18/9) kemarin.

 

Menurut Winarni, Golden Age merupakan usia terpenting dalam masa-masa pendidikikan pada anak dan diharuskan tersentuh pendidikan. “Pada usia nol sampai enam tahun anak tidak harus pintar dan cerdas, tetapi bagaimana mendidik anak itu agar bisa menjadi anak yang berbakti kepada orangtua dan bertaqwa,” tutur dia.

BACA :  DBD Menjamah Tanjungsari

Untuk itu, Winarni juga menghimbau kepada para orangtua untuk memperhatikan gizi yang terdapat pada anak. “Jangan sampai didapati stunting, berikan gizi yang cukup dan gizi tambahan kepada anak-anak kita,” tutur dia.

Winarni tak lupa menghimbau seluruh pengurus PAUD untuk memperhatikan program-program nya. “Ikrar yang tadi diucapkan diterapkan, bunda PAUD harus bisa memiliki peran dalam pengembangan SDM,” pungkas dia.

 

Ditempat lain, Pujaan hati Plt. Bupati Lamsel itu juga mengapresiasi Program Kerja (Progja) bunda PAUD yang ada di Kecamatan Tanjung Bintang. “Kecamatan Tanjung Bintang luar biasa!, sudah 80 persen progja Bunda PAUD di kecamatan Tanjung Bintang terlaksana dengan sangat baik,” papar dia.

BACA :  DBD Menjamah Tanjungsari

Dia juga menghimbau kepada seluruh kepala desa yang ada di kecamatan Tanjung Bintang untuk membantu program kerja Bunda Paud yang ada di desa-desa. “Lakukan gotong royong dengan pemerintah desa, gunakan dana desa untuk membantu kelangsungan pendidikan di PAUD,” pungkas dia.

Winarni juga mengatakan, untuk lebih memperhatikan gizi yang ada pada anak-anak agar tidak menimbulkan stunting. “Perhatikan gizi pada anak-anak kita, beri mereka gizi tambahan yang cukup supaya tidak menimbulkan stunting,” tutur dia.

Camat Tanjung Sari Rahmat Hadi Wijaya mengatakan jika program PAUD di kecamatan Tanjung Sari belum sepenuhnya tersusun. “Dengan adanya pengukuhan bunda PAUD ini harapan kami pendidikan pada anak usia dini bisa lebih maksimal dan dan lebih tersusun program-programnya,” papar dia. (CW1)

BAGIKAN