Winarni: Mendongeng Cara Praktis dan Efektif Mencerdaskan Anak

270
Diskominfo LS - Bunda Paud Lamsel Winarni Nanang Ermanto dalam acara pelatihan mendongeng yang digelar Dinas Pendidikan Lamsel, di Lapangan Tenis Indoor Kalianda, Senin (21/1), kemarin.

KALIANDA – Bunda Paud Kabupaten Lampung Selatan Winarni Nanang Ermanto berharap Tenaga Pendidik (Tendik) Paud agar dapat memahami segala teknik pembelajaran yang disampaikan oleh pemateri dalam setiap pelatihan.

          Harapan itu disampaikan Winarni saat membuka acara pelatihan mendongeng yang diikuti oleh 600 orang tendik paud Se-Lamsel, di Lapangan Tenis Indoor Kalianda, Senin (21/1) kemarin.

          Pelatihan mendongeng yang digelar oleh Dinas Pendidikan bersama kelompok pengawas TK-Paud Kabupaten Lampung Selatan itu mengambil tema “Dongeng Itu Biasa, Biasa Mendongeng Itu Luar Biasa”, dengan mendatangkan pemateri seorang pendongeng dari Kampung Dongeng Indonesia (KDI) Tedi Kartino, yang juga selaku Trainer Endorphine Navigator diacara tersebut.

          “Diera milenial saat ini kegiatan mendongeng sudah jarang dilakukan oleh para orang tua. Padahal  mendongeng merupakan cara praktis, dan efektif, serta memiliki pengaruh besar pada karakter, dan juga penanaman nilai-nilai kehidupan, serta dapat meningkatkan kecerdasan majemuk bagi anak dikemudian hari,” ujar Winarni.

BACA :  Radar Lamsel Work From Home

          Dia menuturkan, sebuah dongeng yang disampaikan kepada setiap anak, secara langsung dapat merangsang si anak itu  sendiri untuk bersikap aktif, menjadikan anak suka membaca dan dapat mendidik anak mengenal hal-hal yang baik, serta menghindari hal yang buruk.

          Selain itu, mendongeng juga dapat membantu anak-anak usia dini untuk menghilangkan trauma atas apa yang pernah menimpanya. “Seperti trauma akibat bencana tsunami yang sempat kita alami beberapa waktu lalu,” tuturnya. 

          Oleh karena itu, Winarni berharap, semua peserta yang mengikuti pelatihan mendongeng pada hari ini (kemarin, red), agar dapat dengan serius mengikuti pelatihan tersebut, yang nantinya bisa diterapkan kepada para peserta didik dilembaga Paud-nya masing-masing. “Saya harap para peserta dapat menyimak secara sungguh-sungguh apa yang diajarkan pelatih. Dan pesan saya kepada Kepala Dinas Pendidikan pak Thomas, agar kiranya kegiatan seperti ini bisa terus diadakan, agar para pendidik kita dapat meningkatkan kualitas pendidikan dasarnya, guna menerapkan pembelajaran di masing-masing sekolah,” harapnya.

BACA :  Pilkada Tunggu Instruksi KPU RI

          Pada kesempatan itu, Kepala Dinas Pendidikan Lamsel Thomas Ameriko menyampaikan ucapan terima kasih kepada Bunda PAUD Kabupaten Lamsel yang telah mensupport kegiatan tersebut. “Di era digital saat ini kita perlu inovasi, khususnya para pendidik agar bisa membuka cakrawala anak-anak didiknya. Jangan sampai anak-anak kita terjebak pada permainan gadget,” kata Thomas. 

          Sementara, ketua pelaksana kegiatan pelatihan mendongeng Endang Martini melaporkan, kegiatan itu diikuti sebanyak 600 Tendik PAUD se-Kabupaten Lamsel. Dia mengungkapkan, sumber dana kegiatan pelatihan itu murni swadaya para guru-guru PAUD. “Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi para guru PAUD, agar mampu menyampaikan pesan moral pendidikan melalui dongeng. Dan juga agar terlahirnya guru-guru PAUD yang bisa dan biasa mendongeng,” pungkasnya. (iwn)