Zainudin : Semoga tak Hanya untuk DKI Saja

856
Diskominfo Lamsel – Bupati Lamsel H. Zainudin Hasan saat menghadiri rapat kerja komite II DPD RI dengan Menteri Pertanian, di ruang rapat komite II DPD Lt.3 Kompleks Parlemen MPR/DPR/DPD RI Jakarta Pusat, Rabu (5/7)

Lamsel Ditetapkan jadi Daerah Penyangga Pemasok Pangan

KALIANDA – Kabupaten Lampung Selatan telah ditetapkan oleh pemerintah pusat sebagai kabupaten penyangga pasokan pangan untuk DKI Jakarta.

Penetapan itu ditandai dengan adanya penandatangan MoU antara pemerintah Provinsi Lampung dan pemerintah DKI Jakarta pada tanggal 18 Maret 2014 lalu.

Sebagai tindak lanjut dari MoU tersebut, pihak kementerian Pertanian RI mengundang Bupati Lampung Selatan H. Zainudin Hasan bersama 10 bupati dari kabupaten lain yang juga ditetapkan sebagai kabupaten penyangga pasokan pangan menghadiri rapat kerja komite II DPD RI dengan Menteri Pertanian RI yang berlangsung di ruang rapat Komite II DPD Lt.3 Kompleks Parlemen MPR/DPR/DPD RI Jakarta Pusat, Rabu (5/7), kemarin.

Dalam pers rilis yang diterima Radar Lamsel, Menteri Pertanian RI Dr. Ir. H. Andi Amran Sulaiman menyampainan, rapat yang digelar bertujuan untuk membahas strategi pemenuhan kebutuhan pangan di daerah yang menjadi ibukota Negara Kesatuan Republik Indonesia itu.

BACA :  KPID Lampung Minta Lembaga Penyiaran Bersikap Netral

“Pada prinsipnya pemenuhan pagan utama seperti beras, jagung, kedelai, bawang merah, bawang putih, cabai merah, daging sapi, daging ayam dan telur untuk wilayah kota besar akan efektif dan efesien jika pasokannya dipenuhi oleh masing-masing kabupaten yang telah ditetapkan sebagai kabupaten penyangga pasokan pangan yakni kabupaten Lampung Selatan, Lampung Timur, Lampung Utara, Serang, Lebak, Pandeglang, Sukabumi, Cianjur, Purwakarta, Subang, dan Karawang,” ujar Andi Amran.

Masih kata Andi, untuk mencukupi kebutuhan pangan di ibu kota, tentunya harus memiliki strategi yang cukup baik diantaranya pasokan untuk ke wilayah provinsi itu dipasok dari kabupaten disekitarnya. Lalu untuk kebutuhan kabupaten/kota itu dipasok dari kecamatan, dan untuk diwilayah kecamatan dipasok dari masing-masing desa.

“Strategi yang dilakukan secara berjenjang ini tentunya harus dijalankan secara maksimal. Dengan adanya strategi tersebut, maka dampaknya akan berantai, baik terhadap wilayah maupun sektor – sektor industri pengolahan. Sehingga hal itu akan berdampak terhadap para tenaga kerja yang juga akan turut merasakan dampak secara nyata,” katanya.

BACA :  PD Salimah Sukses Gelar SERASI

Sementara itu Bupati Lamsel Zainudin Hasan mengaku senang dan bersyukur atas ditetapkannya kabupaten Lamsel sebagai salah satu kabupaten penyangga pangan untuk diwilayah Jabodetabek.

Alhamdulillah, ini menjadi suatu kebanggaan kami masyarakat Lamsel. Karena telah diundang dalam rapat kerja Komite II DPD RI bersama Menteri Pertanian dalam ranga membahas persiapan untuk menyangga kebutuhan pangan Jabodetabek,” ucap Zainudin

Zainudin pun berkomitmen untuk bisa meningkatkan kinerja dalam bidang pertanian, perternakan, dan perikanan. “Ini merupakan motivasi kami untuk meningkatkan kinerja dalam dibidang pertanian, perternakan, dan perikanan agar tidak hanya sebagai kabupaten penyangga Provinsi DKI saja, tetapi juga bisa untuk seluruh wilayah di Indonesia,” harapnya. (iwn)